You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
nobar
photo Ramdhoni - Beritajakarta.id

Disdik DKI Ajak Komunitas Sekolah Tonton Film Tegar

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengajak komunitas sekolah untuk menonton film Tegar yang inspiratif dan menjadi karya anak bangsa.

Film Tegar penuh makna, nilai-nilai kebaikan dan pendidikan karakter yang luar biasa

Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Agus Ramdhani mengatakan, film ini memiliki alur cerita tentang seorang anak penyandang disabilitas bernama Tegar yang penuh perjuangan dan tekad untuk bisa bersekolah.

"Film Tegar penuh makna, nilai-nilai kebaikan dan pendidikan karakter yang luar biasa. Saya sangat mengapresiasi semua yang terlibat dalam pembuatan film ini," ujar Agus Ramdhani, usai nonton bareng bersama jajaran Suku Dinas Pendidikan dan para kepala sekolah di Jakarta Pusat, Kamis (10/8).

Pj Gubernur Ajak Anak Yatim dan Disabilitas Nobar Film Tegar

Ramdhani menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, termasuk Dinas Pendidikan berkomitmen menghadirkan kesetaraan bagi penyandang disabilitas.

"Tiap sekolah negeri di Jakarta itu ada kuota hingga dua persen bagi anak berkebutuhan khusus. Bahkan, kita juga ada sekolah luar biasa (SLB) untuk memfasilitasi peserta didik berkebutuhan khusus," jelasnya.

Menurut Agus, penyandang disabilitas memiliki hak hidup yang sama dengan kita pada umumnya. Untuk itu, perhatian diperlukan dari segala bidang atau aspek kehidupan.

"Usai menempuh pendidikan, mereka tentu harus diberikan kesempatan dan difasilitasi untuk bisa bekerja dan berkarya. Ini butuh kepedulian kita," ungkapnya.

Sutradara film Tegar, Anggi Frisca menuturkan, cerita ini diangkat ke layar lebar dari adanya aspirasi dari para penyandang disabilitas yang belum tersampaikan.

"Saya awalnya karena simpati atau kasihan. Tapi, seiring berjalan waktu mindset itu saya ubah karena ternyata yang dibutuhkan adalah kesempatan dan ruang untuk berkarya," bebernya.

Ia menambahkan, judul film Tegar ini diambil dari nama tokoh pemeran utama film Aldifi Tegarajasa yang di dunia nyata juga anak penyandang disabilitas.

"Saya development film ini selama dua tahun, satu tahun itu saya pergunakan riset untuk mengetahui langsung aspirasi teman teman disabilitas," ucapnya.

Ia berharap, film ini juga menjadi ruang kreatif bagi penyandang disabilitas menjadi aktor. Terlebih, dari film ini sudah dibuktikan Tegar bisa meraih penghargaan hingga festival film internasional.

"Saya ingin memproduksi lagi film-film yang mengangkat cerita tentang penyandang disabilitas. Semoga nanti banyak pihak, termasuk dari unsur pemerintah yang mau membantu," tegasnya.

Sementara Inisiator acara nonton bareng film Tegar bersama komunitas pendidikan, Endriansyah mengajak warga Jakarta untuk bisa mengedukasi tentang semangat belajar dan pendidikan karakter dengan menonton film tersebut.

"Film ini sangat bagus, tentang semangat belajar, kepedulian dan kasih sayang. Saya berharap sekolah-sekolah di Jakarta kalau bisa wajib mengajak peserta didiknya menonton film ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1718 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1305 personDessy Suciati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1081 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1070 personFolmer
  5. Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

    access_time30-03-2026 remove_red_eye892 personTiyo Surya Sakti